Jumat, 30 November 2012

solusi si rayap

BANYAK yang bilang, rayap bekerja 24 jam, 7 hari seminggu, dan 54 minggu dalam setahun. Tidak pernah berhenti. Yang bisa dilakukan kini adalah menghalau kedatangan mereka.
Mau tahu menu “4 sehat 5 sempurna” rayap? Selain rumput dan dedaunan yang sudah mati, hewan koloni itu juga makan kayu. Dengan makanan itu, rayap tumbuh sehat, mencerna selulosa yang dikandung kayu dan dedaunan mati. Selulosa adalah polisakarada karbohidrat dari beta-glukosa yang kaya energi.
Jelas, menu itu adalah makanan lezat dan bergizi untuk kawanan rayap. Mereka akan terus mencarinya di mana pun tinggal. Karena yang diincar adalah kayu mati, manusia patut waspada, terutama yang rumahnya mayoritas tersusun dari kayu. Rayap sanggup meruntuhkan bagian rumah atau gedung sekalipun!
Karenanya, demi keselamatan gedung, pemerintah bahkan telah memberlakukan UU No28/2002 tentang Bangunan Gedung. Pada Pasal 18 Ayat 1 dinyatakan bahwa setiap bangunan harus tahan terhadap kerusakan yang diakibatkan gangguan alam, seperti gempa bumi, longsor, dan serangga perusak.
Undang-undang itu ditetapkan berdasarkan pengalaman. Dari data kerugian ekonomis, hingga akhir tahun 2000, rayap mengakibatkan kerugian hingga Rp2,67 triliun, dengan rata-rata persentase serangan pada bangunan mencapai angka 70 persen lebih. Setiap tahun meningkat sekitar 5 persen. Luar biasa.
So, mengapa rayap begitu eksis? Alasan utama adalah perubahan kondisi habitat akibat aktivitas manusia, sangat potensial mengubah status rayap menjadi serangga hama merugikan. Misalnya pemanfaatan lahan dari areal perkebunan menjadi daerah pemukiman. Kawasan ini berpotensi diserang rayap.
Habitat alami rayap yang terganggu membuat mereka mencari sumber makanan baru berupa kayu atau material berselulosa lain yang terdapat pada bangunan. Penyebab lain penyebaran rayap adalah lokasi yang berada pada dataran rendah dengan suhu hangat dan kelembapan tinggi. Kondisi lingkungan ini sangat disukai beberapa jenis rayap. Tanah merah gembur dan bekas tanaman, ditengarai 90 persennya mengandung populasi rayap cukup tinggi.
Untuk bisnis properti, rayap adalah musuh bebuyutan. Tidak waspada berarti roboh. Serangga ini tak kenal kompromi dan melihat kepentingan manusia. Mereka akan dengan mudah merusak mebel, buku-buku, kabel-kabel listrik, telepon, dan barang-barang yang disimpan.
Untuk mencapai sasarannya, rayap tanah dapat menembus tembok yang tebalnya beberapa sentimeter. Apa pun bentuk konstruksi bangunan gedung, seperti slab, basement atau crawl space, dapat ditembusnya lewat lubang terbuka atau celah sekecil seperenam empat inci.
Beberapa faktor pendorong serangan rayap pada bangunan antara lain banyaknya kayu yang tertimbun di dalam tanah saat pembangunan. Lalu, adanya celah pada fondasi tembok, sistem ventilasi kurang baik, kayu yang berhubungan langsung dengan tanah, hingga kondisi biofisik tapak bangunan yang menguntungkan kehidupan rayap.
Sekarang, yang perlu dipikirkan adalah menanggulanginya. Ada beberapa langkah untuk menghadang datangnya hewan ini. Menurut arsitek Hendra Syafuddin, yang paling gampang adalah hindari bahan-bahan kayu seperti sisa-sisa tunggak pohon di sekitar halaman bangunan, yang berpotensi menjadi sumber infeksi rayap.
“Demikian pula pohon-pohon tua yang sebagian jaringan pohon maupun akarnya telah mati. Ini merupakan sumber makanan rayap dan dapat menjadi lokasi sarang perkembangan koloni rayap,” sebut Hendra.
Lalu, hindari kontak antara tanah dan bagian-bagian kayu dari bangunan, walaupun cara ini tidak mutlak mampu mencegah serangan rayap. Karena rayap mampu membuat terowongan kembara di atas tembok, lantai, dan dinding untuk mencapai objek kayu makanannya.
Pemilihan kayu juga dirasa sangat penting untuk menghindari koloni rayap. Jenis kayu yang awet di antaranya jati atau kayu yang telah diawetkan dengan bahanbahan pengawet antirayap. Garam pengawet disarankan untuk kayukayu yang digunakan di bawah atap. Kayu di luar bangunan diperlukan bahan pengawet yang larut minyak.

Cara lain yang efektif adalah membuat benteng di bagian fondasi. Caranya dengan mencampur bahan fondasi dengan termitisida. “Dengan campuran bahan ini, rayap tidak akan mau menembus fondasi karena bahan itu tahan pencucian (persisten) serta memiliki afinitas dengan tanah,” kata Hendra.
Jika memang rayap sudah terlanjur menyerang, langkah yang harus dilakukan menurut tim peneliti rayap Laboratorium Hasil Hutan Pusat Studi Ilmu Hayati (PSIH) Institut Pertanian Bogor (IPB) Ir Yudi Rismayadi adalah melakukan termite control.
Dalam penjelasannya bersama tim ketika menangani rayap yang menyerang Istana Merdeka, beberapa waktu silam, Yudi menganjurkan dua metode. Pertama, preconstruction termite control (metode prakonstruksi) yaitu termite control yang dilakukan saat bangunan sedang dibangun.
“Itu bisa meliputi penyemprotan galian fondasi, penyemprotan seluruh permukaan lantai/ tanah bangunan sebelum pengecoran, dan penyemprotan seluruh permukaan kayu-kayu pada konstruksi plafon dan atap,” katanya.
Lalu yang kedua adalah post construction termite control (metode pascakonstruksi) yaitu termite control dilakukan pada bangunan yang sudah berdiri. Caranya, menginjeksikan termitisida/obat pembasmi rayap ke dalam tanah di bawah lantai sepanjang fondasi bangunan yang jarak antarlubang injeksinya 60-80 cm, dengan diameter lubang maksimal 13 mm.
Kayu-kayu yang telah terpasang bisa dilakukan penyemprotan langsung dengan termitisida. Caracara pengendalian yang ramah lingkungan juga sangat disarankan. Misalnya dengan pengumpanan dan pengendalian koloni rayap menggunakan insektisida penekan pertumbuhan kutikel, seperti heksaflumuron.

Rabu, 28 November 2012

Kue Tradisional 'Roti Goreng'

ROTI GORENG

Bahan-bahan :

1 kg  tepung terigu    

¼ kg  gula putih                  

5 ptg  tape putih (jgn masuk kulkas )

¼  sdt soda kue

¼ sdt baking powder / royal

½ sdt         garam  

1 bks        vanili

2 gls  santan / air ( lebih baik santan)

 

Cara  membuat :

·         Masukkan tape , gula , soda , royal , garam , dan 1 bungkus vanili . aduk sampai rata

·         Setelah rata ,  masukkan  santan / air , diaduk sampai rata. Jgn lupa buang urat tape

·         Masukkan tepung sedikit demi sedikit hingga tercampur rata

·         Tutup dengan panci /plastik

·         Diamkan sampai pagi

Catt : minyak untuk menggoreng tidak boleh terlalu panas

 

 

Minggu, 25 November 2012

Fakta Melati

Melati merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Di Indonesia, salah satu jenis melati dijadikan sebagai "puspa bangsa" atau simbol nasiaonal yaitu melati putih (Jasminum sambac), karena bunga putih kecil yang harum ini melambangkan kesucian dan kemurnian, serta dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara ini. Bunga ini merupakan suatu keharusan hiasan rambut pengantin dalam upacara perkawinan berbagai suku di Indonesia, terutama suku jawa dan sunda. Jenis lain yang juga populer adalah melati gambir (J. officinale). Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh wilayah Nusantara.
Di Italia, melati casablanca (Jasminum officinalle), yang disebut Spanish Jasmine ditanam tahun 1692 untuk dijadikan parfum . Tahun 1665 di inggris dibudidayakan melati putih (J. sambac) yang diperkenalkan oleh Duke Casimo de Medici. Dalam tahun 1919 ditemukan melati J. parkeri di kawasan India Barat Laut yang kemudian dibudidayakan di Inggris pada tahun 1923.

Jasmine tea 

teh hijau dengan bunga melati sejak lama telah di konsumsi di china yang di kenal sebagai Mo Li Hua cha. sementara di Okinawa Jepang , teh melati di kenal sebagai Sanpin cha   (さんぴん茶).


Jasmine sirup

Jasmine sirup, terbuat dari bunga melati, digunakan sebagai bumbu.

Jasmine minyak atsiri

Jasmine minyak esential yang umum digunakan. Bunga melati tersebut diekstraksi dengan metode padat karya dari enfleurage atau melalui ekstraksi kimia.minyak ini terkenal dengan harganya yang selangit. Bunga-bunga harus berkumpul di malam hari karena bau melati yang lebih kuat setelah gelap. Bunga-bunga yang diletakkan di atas kain kapas direndam dalam minyak zaitun selama beberapa hari dan kemudian diekstraksi meninggalkan esensi melati yang benar. Beberapa negara produsen minyak esensial melati adalah India, Mesir, China dan Maroko.

Jasmine mutlak digunakan dalam parfum dan dupa

Banyak spesies melati yang digunakan dalam parfum dan dupa. Kandungan kimia melati  meliputi metil anthranilate , indol , benzyl alcohol , linalool, dan skatole.
 
 Sepanjang India, terutama di negara-negara barat dan selatan, melati (bersama dengan bunga lainnya, termasuk mawar) yang dibudidayakan di rumah-rumah pribadi, di dalam kebun atau sebagai tanaman pot. Bunga-bunga ini digunakan dalam ibadah rutin di rumah maupun untuk hiasan rambut (untuk anak-anak dan perempuan dari rumah). Jasmine juga dibudidayakan secara komersial, baik untuk tujuan domestik dan lainnya (seperti digunakan dalam industri parfum). Hal ini digunakan dalam ritual seperti pernikahan, upacara keagamaan, dan festival. Di Yatra Chandan tuan Jagannath , dewa dimandikan dengan air rasa dalam pasta cendana dan jasmine.Madurai Jasmine (Madurai Malli) sangat terkenal di negara bagian selatan Tamil Nadu
Vendor bunga melati menjual siap pakai karangan bunga melati, atau dalam kasus motiyaa tebal (dalam bahasa Hindi ) atau mograa (di Marathi ) varietas, tandan bunga melati, serta bunga berat, adalah pemandangan umum di jalan-jalan kota di banyak bagian India. Mereka dapat ditemukan di sekitar pintu masuk ke kuil, pada thoroughfares utama, dan di area bisnis utama (termasuk berdiri bus). Hal ini biasa terjadi sejauh utara Mumbai , dan umumnya dari Maharashtra selatan melalui semua India Selatan. Jasmine vendor juga dapat ditemukan di Kolkata , meskipun penjualan di pinggir jalan yang sedikit di sana, karena pada wanita India Utara dan perempuan pada umumnya, oleh tradisi, tidak memakai bunga di rambut mereka.
Perubahan presiden di Tunisia pada tahun 1987  dan Revolusi Tunisia dari 2011 keduanya "revolusi Jasmine" yang disebut dalam referensi ke bunga.

Bunga melati juga digunakan sebagai simbol selama 2011 Chinese protes pro-demokrasi di Republik Rakyat Cina . 

Di Suriah , melati adalah bunga simbolis Damaskus , yang disebut Kota Jasmine.

Di Thailand , bunga melati yang digunakan sebagai simbol untuk ibu . 

" Jasmine " juga nama yang populer di berikan orang tua kepada anak perempuan mereka

 

Jasmine sebagai bunga nasional

Beberapa negara dan negara menganggap melati sebagai simbol nasional . Mereka adalah sebagai berikut:
  • Filipina : Jasminum sambac adalah bunga nasional. Diadopsi pada tahun 1935, ini dikenal sebagai " Sampaguita "di pulau-pulau. Hal ini biasanya dirangkai dalam karangan bunga yang kemudian digunakan untuk menghiasi gambar religius

Minggu, 21 Oktober 2012

SEJARAH PENDEK BOLPEN


Bolpen atau pena sangat berguna dalam kehidupan kita . entah itu untuk menulis , menggambar atau yang lainnya.pena yang ada sekarang adalah hasil penyempurnaan dari pena – pena zaman dulu.
berawal dari bulu angsa
pada abad pertengahan , orang – orang eropa menggunakan pena dari bulu angsa untuk menulis. ujung bulu angsa itu mereka beri tinta . sementara ,  orang – orang timur tengah biasa menulis menggunakan batang alang alang air. sedangkan di jepang dan china , menulis dan melukis dengan menggunakan kuas.namun , semua itu memiliki kelemahan yang sama yang kadang kala merepotkan penggunanya . itu disebabkan oleh tinta yang berceceran dan bahkan tumpah di atas kertas.
seorang jurnalis
Bolpoin diciptakan seorang jurnalis hungaria , laszlo biro pada tahun 1938. pak biro memperhatikan bahwa tnta yang digunakan dalam percetakan surat kabar mengering  dengan cepat dan tidak meninggalkan noda pada kertasnya.
bersama saudara lelakinya , pak biro mengembangkan ujung pena yng berupa sebuah bola yang dapat berputar dengan bebas pada sebuah lobang . karena bola kecil itulah maka pena baru itu dinamakan ball point atau biasa disebut bolpen.
rancangan ini kemudian dipatenkan di argentina pada 10 juni 1943 dan di jual dengan merek birome, yang masih bertahan hingga saat ini.
bolpen luar angkasa
sebelum menggunakan bolpoin khusus , para astronot memakai pensil karena bolpoint biasa tidak akan bisa digunakan karena tekanan di luar angkasa akan menyedot habis tinta.
akhirnya, pada juli 1966, paul fisher merancang bolpen khusus luar angkasa . bolpen rancangan fisher ini di uji di bawah air , ruang tanpa bobot , dan tekanan hampa.pada tahun 1967, bolpen ini lulus uji dan di pakai para astronot apollo.tinta bolpen ini mampu melawan tekanan hampa diluar angkasa. bahkan tinta di jamin tidak akan kering dalam 100 tahun.. wah!

Sabtu, 06 Oktober 2012

Bandotan


Bandotan
(Ageratum conyzoides L.)


Sinonim :
A. ciliare Lour. (non Linn), A. cordifolium Roxb.

Familia :
Compositae (asteraceae).





Nama Lokal :
NAMA DAERAH: Sumatera: bandotan, daun tombak, siangit, tombak jantan, siangik kahwa, rumput tahi ayam. Jawa: babadotan, b. leutik, babandotan, b. beureum, b. hejo, jukut bau, ki bau, bandotan, berokan, wedusan, dus wedusan, dus bedusan, tempuyak. Sulawesi: dawet, lawet, rukut manooe, rukut weru, sopi. NAMA ASING : Sheng hong ji (C), bulak manok (Tag.), ajganda, sahadevi (IP), billy goat weed, white weed, bastard agrimony (I), celestine, eupatoire bleue. NAMA SIMPLISIA: Agerati Herba (herba bandotan), Agerati Radix (akar bandotan).

Deskripsi Tanaman Obat:
Tanaman Obat Tradisional Bandotan ini tergolong ke dalam tumbuhan terna semusim, tumbuh tegak atau bagian bawahnya berbaring, tingginya sekitar 30-90 cm, dan bercabang. Batang bulat berambut panjang, jika menyentuh tanah akan mengeluarkan akar. Daun bertangkai, letaknya saling berhadapan dan bersilang (compositae), helaian daun bulat telur dengan pangkal membulat dan ujung runcing, tepi bergerigi, panjang 1-10 cm, lebar 0,5-6 cm, kedua permukaan daun berambut panjang dengan kelenjar yang terletak di permukaan bawah daun, warnanya hijau. Bunga majemuk berkumpul 3 atau lebih, berbentuk malai rata yang keluar dari ujung tangkai, warnanya putih. Panjang bonggol bunga 6-8 mm, dengan tangkai yang berambut. Buahnya berwarna hitam dan bentuknya kecil. Daerah distribusi, Habitat dan Budidaya Bandotan dapat diperbanyak dengan biji. Bandotan berasal dari Amerika tropis. Di Indonesia, bandotan merupakan tumbuhan liar dan lebih dikenal sebagai tumbuhan pengganggu (gulma) di kebun dan di ladang. Tumbuhan ini, dapat ditemukan juga di pekarangan rumah, tepi jalan, tanggul, dan sekitar saluran air pada ketinggian 1-2.100 m di atas permukaan laut (dpl). Jika daunnya telah layu dan membusuk, tumbuhan ini akan mengeluarkan bau tidak enak.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Herba ini rasanya sedikit pahit, pedas, dan sifatnya netral. Bandotan berkhasiat stimulan, tonik, pereda demam (antipiretik), antitoksik, menghilangkan pembengkakan, menghentikan perdarahan (hemostatis), peluruh haid (emenagog), peluruh kencing (diuretik), dan pelumuh kentut (kaiminatit). Daun bandotan dapat digunakan pula sebagai insektisida nabati. Selain Ageratum conyzoide.s L., terdapat bandotan varietas lain yang mempunyai khasiat yang sama, yaitu Ageratum haoustonianum Mill. Ekstrak daun bandotan (5% dan 10%) dapat memperpanjang siklus birahi dan memperlambat perkembangan folikel mencit betina (virgin dan non virgin). Namun, tidak berefek pada uterus, vagina, dan liver. Setelah masa pemulihan, siklus birahi dan perkembangan folikel kembali normal. Tidak ada perbedaan efek antara mencit virgin dan non virgin selama perlakuan (Yuni Ahda, JF FMIPA UNAND, - 1993). Ekstrak daun bandotan dalam minyak kelapa dosis 20% tidak memberikan efek penyembuhan luka. Namun, pada dosis 40% dan 80% dapat menyembuhkan luka secara nyata sesuai dengan peningkatan dosis. Bahkan, efek penyembuhan luka pada dosis 80% tidak berbeda nyata dengan yodium povidon 10% (Eliza Magdalena, JF FMIPA UI, 1993).

Pemanfaatan :
Baca selengkapnya tentang Resep Ramuan Tanaman Obat Tradisional Bandotan

Komposisi :
Herba bandotan mengandung asam amino, organacid, pectic substance, minyak asiri kumarin, ageratochromene, friedelin, ß-sitosterol, stigmasterol, tanin, sulfur, dan potassium chlorida. Akar bandotan mengandung minyak asiri, alkaloid, dan kumarin

BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian yang digunakan untuk obatadalahherba(bagiandi atas tanah) dan akar. Herba yang digunakan berupa herba segar atau yang telahdikeringkan.

INDIKASI:
Herba bandotan berkhasiat untuk pengobatan: demam,malaria, sakit tenggorok, radang paru (pneumonia), radang telinga tengah (otitis media), perdarahan, seperti perdarahan rahim, luka berdarah, dan mimisan, diare, disentri, mulas (kolik), muntah, perut kembung,  keseleo, pegal linu, mencegah kehamilan, badan lelah sehabis bekerja berat,  produksi air seni sedikit, tumor rahim, dan perawatan rambut.
Akar berkhasiat untuk mengatasi :demam.

Untuk obat yang diminum, rebus 15 - 30 g herba kering atau 30 -60 g herba segar. Cara lain tumbuk herba segar, lalu peras dan air perasannya diminum.
Untuk pemakaian luar, tumbuk herba segar sampai halus. Selanjutnya, campurkan minyak sayur sedikit dan aduk sampai rata, lalu bubuhkan pada luka yang masih baru, bisul, eksim, dan penyakit kulit lainnya (seperti kusta/lepra). Cara lain, giling herba kering menjadi serbuk, lalu tiupkan ke kerongkongan penderita yang sakit tenggorokan. Selain itu, daun segar dapat diseduh dan air seduhannya dapat digunakan untuk membilas mata, sakit perut, dan mencuci luka.

CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT:

Sakit telinga tengah akibat radang
Cuci herba bandotan segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Hasilnya, peras dan saring. Gunakan air perasan yang terkumpul untuk obat tetes telinga. Sehari 4 kali, setiap kali pengobatan sebanyak 2 tetes.

Luka berdarah, bisul, eksim
Cuci herba bandotan segar secukupnya sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Turapkan ramuan ke bagian tubuh yang sakit, lalu balut dengan perban. Dalam sehari, ganti balutan 3-4 kali. Lakukan pengobatan ini sampai sembuh.

Bisul, borok
Cuci satu tumbuhan herba bandotan segar sampai bersih. Tambahkan sekepal nasi basi dan seujung sendok teh garam, lalu giling sampai halus. Turapkan ke tempat yang sakit, lalu balut dengan perban.

Rematik( istilah kedokteran : reumatik), bengkak karena keseleo
Sediakan satu genggam daun dan batang muda tumbuhan bandotan segar, satu kepal nasi basi, dan 1/2 sendok teh garam. Selanjutnya, cuci daun dan batang muda sampai bersih, lalu tumbuk bersama nasi dan garam. Setelah menjadi adonan seperti bubur kental, turapkan ramuan ke bagian sendi yang bengkak sambil dibalut. Biarkan selama 1-2 jam, lalu balutan dilepaskan. Lakukan perawatan seperti ini 2-3 kali sehari.
   
Perdarahan rahim, sariawan, bisul, bengkak karena memar
Rebus 10-15 g herba bandotan dalam dua gelas air bersih sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari.

Tumor rahim
Rebus 30-60 g herba bandotan kering segar atau 15-30 g herba kering dalam tiga gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Selain direbus, herba segar dapat juga ditumbuk. Air rebusan atau air perasannya diminum satu gelas sehari.

Sakit tenggorokan
(1) Cuci 30-60 g daun bandotan segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Selanjutnya, peras dan saring. Tambahkan larutan gula batu ke dalam air perasan secukupnya dan aduk sampai rata. Minum ramuan dan lakukan tiga kali sehari.
(2) Cuci daun bandotan secukupnya, lalu jemur sampai kering. Selanjutnya, giling sampai menjadi serbuk. Tiupkan serbuk ke dalam tenggorokan penderita.

Malaria, influenza
Rebus 15-30 g herba bandotan kering dalam dua gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. Lakukan dua kali sehari.

Perut kembung, mulas, muntah
Cuci satu buah tumbuhan bandotan ukuran sedang sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam tiga gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. Lakukan pengobatan ini 2-3 kali sehari sampai sembuh.

 Perawatan rambut
Cuci, daun dan batang bandotan segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Oleskan hasil tumbukan ke seluruh kulit kepala dan rambut. Tutup kepala dengan sepotong kain. Biarkan selama 2-3 jam. Selanjutnya, bilas rambut hingga bersih